Memeluk anak sambil berkata, ibu sayang kamu

Saifudin, SE telah dibaca : 42 kali

“Memeluk anak sambil berkata, ibu sayang kamu

 

Oleh : Saifudin, SE.

Penyuluh Sosial Muda – Dinas Sosial Kabupaten Lahat

 

Bagi seorang anak yang merasakan mendapat perlindungan berupa kasih sayang dari ibunya adalah wajar jika anak lebih dekat dengan ibu. Ucapan seorang ibu kepada buah hatinya adalah tulus dalam hati sesuai perasaan yang paling dalam, tulus dan jujur, tidak ada seorang ibu yang tidak jujur dan tidak tulus bahkan menaruh rasa dendam pada anaknya sekalipun anak lagi rewel yang luar biasa, kesabaran dalam memberikan rasa kasih sayangnya.

 

Disebut dengan anak adalah sejak anak dalam kandungan sang ibu hingga anak usia 18 tahun, sejak dalam kandungan telah mendapatkan rasa sayang ibunya. Peluklah anak dengan lembut dan katakan kepadanya “ibu sayang kamu”, dengan penuh :

  1. sayang secara moral maupun secara material;
  2. sayang secara penuh agar anak tidak terlantar, terutama pengasuhan yang diserahkan pada orang lain karena seorang ibu sibuk bekerja;
  3. sayang secara penuh dengan menghubungi/menelpon ketika disela-sela kesibukan seorang ibu di kantor atau di tempat kerjanya;
  4. sayang secara penuh tidak meminta pamrih;
  5. sayang secara penuh, lakukan apa yang membuat anak senang atau gembira/sehat ketika anak sedang sakit;
  6. sayang secara penuh dengan tidak mencontohkan kebohongan, akan lebih baik dengan bahasa yang bisa diterima anak sampaikan terus terang sehingga anak memahami. Hati-hati, maksud “membohongi” demi sayang pada anak tapi anak cepat atau lambat anak akan tahu sehingga anak akan meniru bisa jadi yang ditiru itu keliru;
  7. sayang secara penuh melalui komunikasi antara anak dengan orangtua;
  8. sayang secara penuh tidak pernah merasa lelah;
  9. sayang secara penuh tidak selalu dari ibu, sang ayah juga bisa;
  10. sayang secara penuh bukan berarti memanjakan, sayang dengan mengajarkan kemandirian pada anak.


Membelai rambut anak atau mengusap kepalanya

Mendengarkan anak yang sedang berbicara, menatap wajahnya dan memberikan senyuman

Mencoba memahami diri, ketika marah pada pasangan dan anak

Meminta bantuan pasangan untuk ikut mengasuh anak

Kelulusan Akhir Seleksi SDM Pelaksana Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Tahun 2017


Tinggalkan Komentar
0 Komentar :