Mengucapkan maaf jika orangtua melakukan kesalahan terhadap anak

Saifudin, SE telah dibaca : 31 kali

“Mengucapkan maaf jika orangtua melakukan kesalahan terhadap anak”

 

Oleh : Saifudin, SE.

Penyuluh Sosial Muda – Dinas Sosial Kabupaten Lahat

 

Setiap orangtua dituntut untuk memberikan perlaku yang mendidik kepada setiap anaknya. Memberikan perilaku yang mendidik adalah sebuah investasi jangka panjang yang akan dipetik dan akan dinikmati oleh orangtua anak, anak itu sendiri dan lingkungan keluarga bahkan juga akan dinikmati oleh masyarakat dilingkungannya. Tidak sedikit perilaku-perilaku yang mendidik yang harus diberikan pada anaknya. Tidak hanya dengan menyekolahkan anak dari PAUD/TK hingga ke sekolah menengah atas, akan tetapi perilaku yang mendidik yang sekarang menjadi pembahasan adalah perilaku yang mendidik dalam pengasuhan anak yang biasanya  orangtua ada yang merasa berat untuk menyampaikan kepada anaknya yang sejatinya ini jika disampaikan memiliki pengaruh kepada pribadi anak itu sendiri. Oleh karena tidaklah harus  merasa malu, berat atau gengsi untuk menyampaikannya.

Apakah perilaku pendidikan yang dikamsud?, Adalah mengucapkan maaf jika melakukan kesalahan terhadap anak. Oleh karenanya bagi orangtua yang meminta maaf tentu tidak memandang pada usia, termasuk kepada anak kita yang wajib diberikan pengasuhan disetiap saat. Mengasuh anak dengan contoh perilaku seperti meminta maaf tidak akan merugikan dan tidak akan sia-sia membuang waktu. Lantas manfaat apa yang bisa di peroleh dan dinikmati jika orangtua meminta maaf kepada anaknya :

  1. Minta maaf langkah mendidik anak.

Setiap orangtua pasti telah memiliki pengalaman dalam mengasuh anaknya, mungkin ada orangtua dalam mendidik anaknya dengan cara memarahinya dan anak malah bertambah rewel, ada juka mengasuh dengan cara yang lebih keras lagi yang padahal orangtua telah melakukan kekeliruan dan anak merasa tidak terlindungi, masih banyak contoh pengalaman dalam berperilaku kepda anaknya. Tentunya memperlakukan anak dengan kasar berarti merupakan perilaku yang tidak mendidik. Sebagai orangtua yang selalu memberikan perlindungan kepada anaknya tidak perlu dengan kekasaran. Segeralah meminta maaf kepada anak jika sebagai orang tua telah melakukan kesalahan. Menunda meminta maaf berarti akan tertunda kebaikannya. Menyegerakan meminta maaf berarti merupakan langkah mendidikan anak  dan memperkuat jalinan kasih antara orangtua dan anak.

 

  1. Meminta maaf adalah contoh yang baik.

Orangtua merupakan role model seorang anak sehingga mereka dituntut bisa selalu memberikan contoh baik kepada anak mereka. Jika anda termasuk orangtua yang sering memarahi anak, maka ubahlah sikap tersebut karena hanya akan memberikan contoh buruk yang mungkin aja bisa diikuti anak. Mengubah perilaku dengan cara meminta maaf terlebih dahulu menjadi contoh baik mengajarkan mereka dalam bersikap. Meskipun sulit mengakui kesalahan, namun hal ini merupakan langkah yang paling tepat untuk menunjukan sebuah karakter diri dan bukan sebuah kelemahan.

 

  1. Meminta maaf bukan bentuk menyerah.

Karena masih menyimpan rasa kesal, rasa marah, bahkan rasa gengsi sehingga orang tua melangkah untuk meminta maaf masih terkendala sehingga menunda meminta maaf dan yang bisa adalah meminta maaf dengan nada yang lemah. Tentu, tidak boleh merasa gengsi dan sebagainya, karena orangtua tetap orangtua. Meminta maaf bukan berarti menyerah kepada anak atau tunduk kepada anak, akan tetapi ketegasan dalam mengasuh anak perlu ditegakkan. Dengan meminta maaf kepada anak sudah merupakan suatu ketegasan dan bukan merupakan suatu kelemahan, dengan demikian anak mengerti bahwa orangtua memiliki kekuasaan. Melontarkan kata maaf kepada anak menjadi pendidikan perilaku yang tegas kepada anak.

 

  1. Meminta maaf adalah bentuk saling menghargai.

Setiap orangtua di dunia pasti ingin membentuk karakter anak menjadi orang yang sopan dan mampu menghargai antar sesama. Namun, sikap anak ditentukan oleh didikan orangtua. Ajarkan mereka cara meminta maaf dengan memberikan contoh permintaan maaf yang anda lakukan kepada anak anda.

Anak-anak dikenal sangat pemaaf. Oleh karena itu, akui kesalahan anda jika memang berbuat salah, agar bisa belajar memaafkan. Tindakan ini akan mengajarkan mereka sebuah tanda kasih sayang dan sikap menghargai antar sesama.

 

  1. Meminta maaf akan membuat diri lebih baik.

Melegakan pikiran dan perasaan bersalah akan hilang jika orang tua telah meminta maaf kepada anaknya. Meminta maaf dengan anak, karena orang melakukan kesalahan tidak sekedar meminta maaf saja. Niatkan dan siapkan dalam hati secara iklas dan murni meminta maaf, karena dengan demikian kemurnian dan iklas akan membuat anak merasa diberikan pelajaran dan contoh yang baik. Hubungan batin antara keduanya akan membentuk keseriusan orangtua meminta maaf dan akan membuat diri anak lebih baik.

 


Mengucapkan terima kasih pada anak, jika anak selesai membantu

Mengucapkan tolong ketika ingin meminta anak melakukan sesuatu

Memuji anak dengan kelebihannya masing-masing

Menahan diri ketika ingin mencubit/memukul/menjewer anak

Memeluk anak sambil berkata, ibu sayang kamu


Tinggalkan Komentar
0 Komentar :